Home Application Performance Management Apa itu APM?
Apa itu APM?
sitoesrio Juli 06, 2018 0
APM mengacu pada Application Performance Management (Pengelolaan Performa Aplikasi) atau Application Performance Monitoring (Pemantauan Performa Aplikasi). Anda boleh berargumentasi bahwa 2 istilah adalah hal yang berbeda. Ada yang berargumen bahwa Application Performance Management merupakan solusi yang bekerja proactive, sedangkan Application Performance Monitoring hanya akan menjadi reactive jika ada yang menganggu performa aplikasi anda. Apapun argumentasi Anda, APM adalah tool yang penting untuk membantu mengoptimalkan dan memantau kinerja aplikasi Anda.
Apa itu Application Performance Management (APM)?
Menurut saya, APM, atau Application Performance Management, adalah istilah yang diciptakan industri software atau vendor yang menciptakan istilah untuk apa pun yang harus dilakukan dalam mengelola atau memantau kinerja kode Anda, application dependencies, response time, dan user experiences secara keseluruhan.
Wikipedia mengatakan, "Since the first half of 2013, APM has entered into a period of intense competition of technology and strategy with a multiplicity of vendors and viewpoints. This has caused an upheaval in the marketplace with vendors from unrelated backgrounds (including network monitoring, systems management, application instrumentation, and web performance monitoring) to adopt messaging around APM. As a result, the term APM has become diluted and has evolved into a concept for managing application performance across many diverse computing platforms, rather than a single market.”
Karena APM sudah menjadi istilah yang umum dimana-mana terkait dengan kinerja aplikasi, beberapa vendor menggunakan istilah itu untuk mengartikan hal yang berbeda sama sekali. APM dapat menjangkau beberapa jenis solusi vendor yang berbeda.
3 Jenis APM Monitoring tools
- App Metric Based - Beberapa tools menggunakan berbagai metrik server dan aplikasi dan menyebutnya APM. Paling maksimal tools tersebut dapat memberi tahu Anda berapa banyak application request atau kemungkinan URL mana yang mungkin lambat. Karena mereka tidak melakukan code level profiling, mereka tidak dapat memberi tahu Anda akar penyebab permasalahannya.
- Code Level Performance - CA, New Relic, Dynatrace, dan AppDynamic adalah tools APM yang banyak dikenal di pasaran. Secara tools mereka sama-sama membangun konsep APM berdasarkan code profiling dan transaction tracing.
- Network Based - Extrahop menggunakan istilah APM dalam hal kemampuan mereka untuk mengukur kinerja aplikasi berdasarkan network trafiic. Ada kategori produk bernama NPM yang berfokus pada jenis solusi ini.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Posting Komentar